Juni 20, 2026
ChatGPT Image 19 Jun 2026, 19.33.40
Pembahasan lengkap LKS ITNSA Modul D Linux Environment tingkat provinsi. Konfigurasi firewall, HAProxy, mail server, DNS, dan logging.

Kompetisi Lomba Kompetensi Siswa (LKS) bidang IT Network Systems Administration (ITNSA) selalu menghadirkan tantangan yang mendekati kondisi dunia kerja sesungguhnya. Pada Modul D Linux Environment & System Integration, peserta dituntut tidak hanya memahami administrasi Linux, tetapi juga mampu membangun infrastruktur jaringan yang aman, terintegrasi, dan memiliki tingkat ketersediaan tinggi.

Dalam artikel ini, kita akan membahas penyelesaian lengkap soal LKS ITNSA Modul D tingkat provinsi mulai dari konfigurasi jaringan, firewall, load balancer, high availability, mail server internal, DNS, hingga centralized logging.

Gambaran Topologi Infrastruktur

Pada studi kasus ini terdapat tiga zona utama:

Zona Internet

  • budi-client
  • Simulasi pengguna dari luar jaringan

Zona DMZ

  • ha-prx01
  • ha-prx02
  • web01
  • web02

Zona Internal (INT)

  • int-mail

Gateway Firewall

  • fw

Firewall bertugas menghubungkan seluruh segmen sekaligus melakukan NAT, filtering, dan routing.


Konfigurasi IP Address

Internet

HostIP Address
budi-client192.168.100.50/24
Gateway192.168.100.1

Firewall

InterfaceIP Address
ens33 (WAN)192.168.100.1/24
ens34 (DMZ)10.10.10.1/24
ens35 (INT)172.16.10.1/24

Gateway ISP:

192.168.100.254

DMZ

HostIP
ha-prx0110.10.10.11
ha-prx0210.10.10.12
VIP10.10.10.10
web0110.10.10.21
web0210.10.10.22

Internal

HostIP
int-mail172.16.10.10

Tugas 1: Network dan Gateway Configuration

Mengaktifkan IP Forwarding

Edit file:

nano /etc/sysctl.conf

Tambahkan:

net.ipv4.ip_forward=1

Aktifkan:

sysctl -p

Konfigurasi NAT Masquerade

iptables -t nat -A POSTROUTING -o ens33 -j MASQUERADE

Aturan Firewall Dasar

iptables -P INPUT DROP
iptables -P FORWARD DROP
iptables -P OUTPUT ACCEPT

iptables -A INPUT -m conntrack --ctstate ESTABLISHED,RELATED -j ACCEPT
iptables -A INPUT -i lo -j ACCEPT

iptables -A FORWARD -m conntrack --ctstate ESTABLISHED,RELATED -j ACCEPT

iptables -A FORWARD -i ens34 -o ens33 -j ACCEPT
iptables -A FORWARD -i ens35 -o ens33 -j ACCEPT

Pengujian

Dari web01:

ping 8.8.8.8

Dari int-mail:

ping 8.8.8.8

Jika berhasil maka NAT berjalan dengan baik.


Tugas 2: High Availability Web Service

High Availability menjadi inti dari Modul D. Peserta harus membangun layanan web yang tetap aktif walaupun salah satu server proxy mengalami kegagalan.

Instalasi HAProxy

Pada ha-prx01 dan ha-prx02:

apt update
apt install haproxy -y

Konfigurasi Backend

Edit:

nano /etc/haproxy/haproxy.cfg

Tambahkan:

frontend http_front
 bind *:80
 default_backend web_servers

backend web_servers
 balance roundrobin
 option httpchk GET /

 server web01 10.10.10.21:80 check
 server web02 10.10.10.22:80 check

Restart:

systemctl restart haproxy

Instalasi Keepalived

apt install keepalived -y

Konfigurasi VIP pada ha-prx01

vrrp_instance VI_1 {
 state MASTER
 interface ens33
 virtual_router_id 51
 priority 150

 authentication {
  auth_type PASS
  auth_pass StrongPass123
 }

 virtual_ipaddress {
 10.10.10.10/24
 }
}

Konfigurasi VIP pada ha-prx02

Ubah:

state BACKUP
priority 100

Pengujian Failover

Cek VIP:

ip a

Matikan ha-prx01:

systemctl stop keepalived

Pastikan VIP berpindah ke ha-prx02.


Konfigurasi Web Backend

Web01

apt install nginx -y

echo "<h1>WEB01</h1>" > /var/www/html/index.html

Web02

apt install nginx -y

echo "<h1>WEB02</h1>" > /var/www/html/index.html

Pengujian Load Balancing

Akses:

curl http://10.10.10.10

Lakukan beberapa kali.

Output harus bergantian antara WEB01 dan WEB02.


Tugas 3: Internal Mail System

Instalasi Postfix

apt install postfix -y

Instalasi Dovecot

apt install dovecot-imapd dovecot-pop3d -y

Instalasi DNS Server

apt install bind9 -y

Konfigurasi Domain Internal

Contoh:

mail.perusahaan.local

Record DNS

mail IN A 172.16.10.10

Pengujian DNS

dig mail.perusahaan.local

Pengujian SMTP

telnet 172.16.10.10 25

Pengujian IMAP

telnet 172.16.10.10 143

Pengujian POP3

telnet 172.16.10.10 110

Tugas 4: Monitoring dan Logging

Instalasi Rsyslog

Pada int-mail:

apt install rsyslog -y

Aktifkan Remote Log

module(load="imudp")
input(type="imudp" port="514")

Restart:

systemctl restart rsyslog

Firewall Mengirim Log

Pada fw:

echo "*.* @172.16.10.10:514" > /etc/rsyslog.d/remote.conf

Restart:

systemctl restart rsyslog

Pengujian Logging

logger "TEST LKS ITNSA"

Pada int-mail:

tail -f /var/log/syslog

Pastikan log diterima.


Tips Penting Saat Mengerjakan LKS ITNSA

Fokus Pada Dokumentasi

Selalu catat:

  • IP Address
  • Gateway
  • DNS
  • Interface

Uji Setiap Tahapan

Jangan menunggu seluruh konfigurasi selesai.

Lakukan pengujian setelah setiap layanan dikonfigurasi.

Gunakan Snapshot VM

Sebelum perubahan besar:

  • Snapshot
  • Backup konfigurasi
  • Dokumentasikan langkah

Verifikasi Service

systemctl status nginx
systemctl status haproxy
systemctl status keepalived
systemctl status postfix
systemctl status dovecot
systemctl status bind9
systemctl status rsyslog

Kesimpulan

Modul D Linux Environment pada LKS ITNSA menguji kemampuan peserta dalam membangun infrastruktur Linux yang mendekati implementasi dunia industri. Mulai dari routing, firewall, high availability, load balancing, mail server, DNS, hingga centralized logging harus bekerja secara terintegrasi.

Peserta yang memahami konsep dasar jaringan dan administrasi Linux akan lebih mudah menyelesaikan tantangan ini secara sistematis dan efisien.

“Infrastruktur yang baik bukan hanya berjalan hari ini, tetapi tetap tersedia saat terjadi gangguan.”

Frequently Asked Questions (FAQ)

1. Apa fungsi HAProxy pada Modul D?

HAProxy digunakan sebagai load balancer untuk membagi trafik ke web01 dan web02.

2. Mengapa menggunakan Keepalived?

Untuk menyediakan Virtual IP (VIP) dan failover otomatis.

3. Apa fungsi DMZ?

DMZ digunakan untuk menempatkan layanan publik agar tidak langsung terhubung ke jaringan internal.

4. Mengapa mail server ditempatkan di zona INT?

Agar layanan email internal lebih aman dan tidak langsung terekspos ke internet.

5. Apa fungsi centralized logging?

Mengumpulkan log dari berbagai perangkat agar monitoring dan audit lebih mudah.

6. Mengapa firewall harus mengaktifkan NAT?

Agar host pada DMZ dan INT dapat mengakses internet.

7. Apa tujuan health check pada HAProxy?

Memastikan backend yang tidak aktif tidak menerima trafik.

Apakah Anda memiliki solusi berbeda untuk Modul D LKS ITNSA?

Tuliskan pengalaman dan strategi Anda pada kolom komentar. Jangan lupa bagikan artikel ini kepada rekan guru, siswa, dan praktisi jaringan lainnya. Subscribe channel YouTube Walid Umar untuk mendapatkan pembahasan LKS, Linux Server, Cloud Computing, dan Infrastruktur Jaringan terbaru. Selain itu, baca juga artikel lainnya seputar Debian, Proxmox, Docker, Monitoring, dan Network Automation.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Protected By
Shield Security