Langsung ke konten
Server

Panduan Instalasi Hermes Agent di VPS Ubuntu 26.04 Server: CLI, AI Agent & Web Dashboard

September 25, 2026 · 13 menit baca · Walid Umar

Perkembangan AI saat ini tidak lagi terbatas pada chatbot yang hanya memberikan jawaban melalui percakapan. Konsep AI Agent memungkinkan model AI berinteraksi dengan berbagai tools untuk membantu menyelesaikan pekerjaan secara lebih aktif.

Salah satu project yang menarik untuk kebutuhan tersebut adalah Hermes Agent dari Nous Research.

Hermes Agent dirancang sebagai AI agent yang dapat berjalan pada berbagai environment, termasuk Linux server, VPS, desktop, dan platform lainnya. Hermes tidak hanya digunakan untuk chatting, tetapi memiliki kemampuan menggunakan tools seperti terminal, file operations, web search, browser automation, memory, skills, code execution, dan berbagai integrasi lainnya. (Hermes Agent)

Dalam tutorial ini kita akan membahas cara install Hermes Agent pada VPS Ubuntu 26.04 Server.

Pembahasan tidak hanya berhenti pada instalasi CLI. Kita juga akan menyiapkan Hermes agar dapat digunakan melalui Web Dashboard sehingga dapat diakses menggunakan browser dari komputer lain dalam jaringan.

Secara umum alurnya adalah:

VPS Ubuntu 26.04
        │
        ▼
System Dependencies
        │
        ▼
Hermes Agent
        │
        ├── CLI / Terminal
        │
        ├── AI Model
        │
        ├── Tools & Skills
        │
        ├── Browser
        │
        └── Web Dashboard :9119

Tutorial ini cocok untuk sysadmin, developer, DevOps engineer, network engineer, administrator server, maupun pembelajar Linux yang ingin mencoba konsep AI Agent pada infrastruktur sendiri.

Apa Itu Hermes Agent?

Hermes Agent adalah AI agent dari Nous Research yang dirancang untuk melakukan pekerjaan dengan memanfaatkan berbagai tools dan kemampuan tambahan.

Perbedaan konsep antara chatbot biasa dan AI agent cukup sederhana.

Chatbot umumnya bekerja seperti:

User
  │
  ▼
Pertanyaan
  │
  ▼
AI
  │
  ▼
Jawaban

Sedangkan AI agent dapat bekerja seperti:

User memberikan tujuan
        │
        ▼
   AI melakukan reasoning
        │
        ▼
     Memilih tools
        │
        ├── Terminal
        ├── Files
        ├── Browser
        ├── Web Search
        ├── Code
        └── API / MCP
        │
        ▼
    Melakukan pekerjaan
        │
        ▼
    Mengevaluasi hasil
        │
        ▼
       Output

Hermes menyediakan berbagai toolset yang mencakup web search, terminal execution, file editing, memory, delegation, scheduled tasks, browser automation dan kemampuan lainnya. (Hermes Agent)

Karena itu Hermes lebih tepat dipahami sebagai agent yang dapat bekerja dengan environment, bukan sekadar interface chat.

Mengapa Menjalankan Hermes di VPS?

Menjalankan Hermes pada VPS memberikan beberapa keuntungan.

Pertama, Hermes tidak harus bergantung pada komputer pribadi.

VPS dapat berjalan 24 jam sehingga agent dapat ditempatkan pada environment yang selalu tersedia.

Kedua, VPS memiliki akses jaringan yang lebih stabil untuk berbagai kebutuhan seperti web search, API, automation, monitoring dan service lainnya.

Ketiga, kita dapat membuat environment khusus untuk Hermes tanpa mengganggu workstation utama.

Contohnya:

Internet
   │
   ▼
┌───────────────────────────┐
│ VPS Ubuntu 26.04          │
│                           │
│ Hermes Agent              │
│ ├── AI Model              │
│ ├── Terminal              │
│ ├── Browser               │
│ ├── Skills                │
│ ├── Memory                │
│ └── Web Dashboard :9119   │
└───────────────────────────┘

Namun, karena Hermes dapat menjalankan command dan berinteraksi dengan sistem, akses VPS harus diberikan secara hati-hati.

Untuk penggunaan production, prinsip least privilege tetap penting. Sebaiknya Hermes dijalankan menggunakan user khusus dan tidak diberikan akses root tanpa kebutuhan yang jelas.

Persiapan VPS Ubuntu 26.04

Sebelum melakukan instalasi Hermes, pastikan kita memiliki akses administrator atau akun yang memiliki hak sudo.

Masuk ke VPS:

ssh username@IP_SERVER

Kemudian perbarui repository:

sudo apt update

Lakukan upgrade:

sudo apt upgrade -y

Selanjutnya instalasi dependency dasar:

sudo apt install -y git curl xz-utils build-essential

Hermes sendiri menggunakan installer yang menangani beberapa dependency seperti uv, Python, Node.js, ripgrep, dan ffmpeg. Dokumentasi resmi menyebutkan bahwa pada Linux dependency dasar yang perlu tersedia adalah Git, serta curl dan xz-utils; installer menangani komponen lainnya. (Hermes Agent)

build-essential juga berguna ketika terdapat native module yang membutuhkan compiler pada environment Debian/Ubuntu.

Jangan menginstal npx secara terpisah

Salah satu kesalahan yang sering terjadi adalah mencoba:

sudo apt install npx

Untuk instalasi standar Hermes, langkah tersebut tidak diperlukan.

Installer Hermes mempunyai mekanisme sendiri untuk menyediakan environment yang dibutuhkan. Dokumentasi resmi juga menjelaskan bahwa Node.js tidak perlu dipasang secara manual karena installer dapat menangani kebutuhan tersebut. (Hermes Agent)

Membuat User Khusus Hermes

Untuk VPS, lebih baik membuat user khusus daripada menjalankan agent sebagai root.

Sebagai contoh:

sudo adduser hermes

Kemudian masukkan password sesuai kebutuhan.

Pindah ke user tersebut:

su - hermes

Verifikasi:

whoami

Hasil:

hermes

Dengan pendekatan ini, file konfigurasi dan environment Hermes berada pada home directory user tersebut.

Biasanya data Hermes akan berada di:

~/.hermes/

Sedangkan launcher command tersedia di:

~/.local/bin/hermes

Dokumentasi resmi juga mendukung instalasi menggunakan dedicated unprivileged user. (Hermes Agent)

Instalasi Hermes Agent

Sekarang jalankan installer resmi Hermes:

curl -fsSL https://hermes-agent.nousresearch.com/install.sh | bash

Installer akan menyiapkan environment Hermes secara otomatis.

Setelah proses selesai, reload shell:

source ~/.bashrc

Kemudian periksa lokasi executable:

which hermes

Contohnya:

/home/hermes/.local/bin/hermes

Periksa versi:

hermes --version

Jika command berhasil ditemukan, berarti instalasi dasar sudah berhasil.

Dokumentasi resmi Hermes menggunakan installer yang sama untuk Linux, macOS, WSL2 dan beberapa environment lainnya. (Hermes Agent)

Melakukan Health Check

Setelah instalasi selesai, jalankan:

hermes doctor

Perintah ini sangat berguna untuk memeriksa environment Hermes.

Beberapa hal yang dapat diperiksa antara lain:

Python
SQLite
Virtual Environment
Hermes version
Configuration
Authentication
Tools
Browser
Skills
Memory

Jika terdapat warning, jangan langsung menganggap instalasi gagal.

Hermes memiliki sejumlah fitur opsional sehingga tidak semua warning berarti masalah fatal.

Prinsip troubleshooting yang baik adalah membedakan:

ERROR

dengan:

WARNING / OPTIONAL

Fokus terlebih dahulu memastikan core agent dapat berjalan.

Konfigurasi Model AI

Setelah Hermes berhasil diinstal, kita perlu menentukan model dan provider yang digunakan.

Untuk setup berbasis Nous Portal, jalankan:

hermes setup --portal

Dokumentasi resmi merekomendasikan hermes setup --portal sebagai jalur cepat untuk menghubungkan model sekaligus beberapa Tool Gateway seperti web search, image generation, TTS dan browser. (Hermes Agent)

Untuk melihat atau memilih model:

hermes model

Pastikan model yang digunakan mendukung kemampuan yang diperlukan.

Hal ini penting karena Hermes merupakan AI agent. Model yang hanya mampu melakukan percakapan tanpa tool calling tidak akan memberikan pengalaman agentic secara penuh. (Hermes Agent)

Pengujian Hermes melalui Terminal

Setelah konfigurasi selesai, jalankan:

hermes

Kemudian coba pertanyaan sederhana:

What operating system am I running?

atau:

Check the current disk usage on this server.

Untuk tugas teknis, kita dapat menguji apakah Hermes dapat menggunakan terminal dan tool yang tersedia.

Misalnya:

Analyze the current disk usage and tell me which directory is consuming the most space.

Pada tahap ini jangan langsung memberikan akses yang terlalu luas.

Uji Hermes secara bertahap.

Chat
  ↓
Simple task
  ↓
Read-only inspection
  ↓
Controlled command
  ↓
Automation

Pendekatan tersebut lebih aman untuk memahami bagaimana agent bekerja.

Mengaktifkan Hermes Web Dashboard

Salah satu fitur yang menarik adalah Web Dashboard.

Web Dashboard menyediakan interface berbasis browser untuk mengelola konfigurasi, API keys, sessions, logs, analytics, cron, skills, MCP, profiles dan berbagai pengaturan Hermes lainnya. (Hermes Agent)

Secara default:

Host : 127.0.0.1
Port : 9119

Jalankan:

hermes dashboard

Untuk VPS headless, lebih praktis:

hermes dashboard --host 0.0.0.0 --port 9119 --no-open

Parameter tersebut berarti:

--host 0.0.0.0

membuat dashboard listen pada seluruh interface jaringan.

Sedangkan:

--port 9119

menentukan port Web Dashboard.

Dan:

--no-open

mencegah Hermes mencoba membuka browser pada VPS.

Dokumentasi resmi menetapkan port default dashboard pada 9119 dan host default 127.0.0.1. (Hermes Agent)

Dependency Web Dashboard

Jika dashboard membutuhkan dependency tambahan, masuk ke direktori Hermes:

cd ~/.hermes/hermes-agent

Kemudian install Web Dashboard dan PTY support:

uv pip install -e ".[web,pty]"

Extra web menyediakan FastAPI dan Uvicorn, sedangkan pty diperlukan untuk embedded Chat tab pada environment POSIX seperti Linux. (Hermes Agent)

Setelah itu jalankan:

hermes dashboard --host 0.0.0.0 --port 9119 --no-open

Konfigurasi Authentication

Ini merupakan bagian penting.

Ketika dashboard hanya menggunakan:

127.0.0.1

dashboard hanya dapat diakses dari server itu sendiri.

Tetapi ketika kita menggunakan:

0.0.0.0

Hermes mengaktifkan authentication gate.

Dengan demikian, dashboard tidak seharusnya diekspos tanpa autentikasi. Dokumentasi resmi menyatakan bahwa binding non-loopback membutuhkan authentication provider. (Hermes Agent)

Untuk penggunaan pada LAN atau VPN yang terpercaya, kita dapat menggunakan username dan password.

Contohnya:

Username: admin
Password: ********

Setelah konfigurasi berhasil, akses dari komputer client:

http://IP-VPS:9119

Misalnya:

http://192.168.18.57:9119

Membuka Port UFW

Jika VPS menggunakan UFW, periksa status:

sudo ufw status

Jika dashboard hanya ingin diakses dari jaringan lokal 192.168.18.0/24, gunakan rule yang lebih spesifik:

sudo ufw allow from 192.168.18.0/24 to any port 9119 proto tcp

Jangan langsung menggunakan:

sudo ufw allow 9119/tcp

jika dashboard sebenarnya hanya diperlukan dari jaringan internal.

Dengan rule pertama, akses dibatasi hanya untuk subnet:

192.168.18.0/24

Pengujian Port dari Windows

Dari Windows PowerShell, jalankan:

Test-NetConnection 192.168.18.57 -Port 9119

Jika berhasil, kita akan mendapatkan:

TcpTestSucceeded : True

Kemudian buka browser:

http://192.168.18.57:9119

Seharusnya muncul halaman login Hermes Dashboard.

Troubleshooting Dashboard

Dashboard tidak dapat diakses

Periksa apakah service listen pada port 9119:

ss -lntp | grep 9119

Jika menggunakan:

--host 0.0.0.0

kita seharusnya melihat listener pada:

0.0.0.0:9119

Jika hanya muncul:

127.0.0.1:9119

maka dashboard hanya dapat diakses dari server itu sendiri.

Test dengan curl

Pada VPS:

curl -I http://127.0.0.1:9119

Jika authentication aktif, respons dapat mengarah ke:

HTTP/1.1 302 Found
location: /login

Ini bukan indikasi dashboard rusak.

Justru redirect ke /login menunjukkan bahwa web server aktif dan authentication gate bekerja.

Cek status authentication

Jika tersedia jq:

curl -s http://127.0.0.1:9119/api/status | jq '.auth_required, .auth_providers'

Untuk dashboard remote dengan authentication, status dapat menunjukkan:

true

dan provider authentication yang digunakan.

Jika Port 9119 Timeout

Misalnya browser menampilkan:

ERR_CONNECTION_TIMED_OUT

jangan langsung menyimpulkan Hermes bermasalah.

Periksa secara berurutan:

Hermes dashboard
      ↓
Port 9119 listening?
      ↓
UFW?
      ↓
Firewall VPS?
      ↓
Firewall router?
      ↓
Network connectivity?
      ↓
Client browser

Mulai dari server:

ss -lntp | grep 9119

Kemudian:

sudo ufw status

Kemudian dari Windows:

Test-NetConnection IP_VPS -Port 9119

Cara ini jauh lebih efektif daripada langsung mengubah berbagai konfigurasi.

Fitur Hermes Web Dashboard

Web Dashboard bukan hanya halaman chat.

Menurut dokumentasi resmi, dashboard menyediakan berbagai halaman administrasi dan monitoring. (Hermes Agent)

Beberapa di antaranya adalah:

Status

Menampilkan informasi instalasi dan status Hermes.

Configuration

Digunakan untuk mengelola konfigurasi agent.

API Keys

Memudahkan pengelolaan API key dan credential yang digunakan Hermes.

Sessions

Digunakan untuk melihat dan mengelola session agent.

Logs

Menampilkan log agent, gateway dan error.

Analytics

Menyediakan informasi penggunaan token, session dan estimasi biaya.

Cron

Memungkinkan pembuatan scheduled task.

Contohnya:

Setiap hari pukul 08:00
       ↓
Hermes menjalankan prompt
       ↓
Menganalisis server
       ↓
Menghasilkan laporan

Skills

Skills memungkinkan Hermes memiliki kemampuan khusus untuk pekerjaan tertentu.

Hermes menggunakan sistem skills yang dapat ditambahkan atau dikembangkan sesuai kebutuhan. (Hermes Agent)

MCP

Hermes juga mendukung MCP sehingga dapat dihubungkan dengan server dan tools tambahan. (Hermes Agent)

Kesalahan yang Sering Terjadi

1. Menjalankan installer sebagai root

Sebaiknya jangan menjalankan:

sudo curl ... | bash

Hermes menggunakan environment per-user.

Lebih baik gunakan user khusus:

hermes

dan jalankan installer sebagai user tersebut.

Dokumentasi resmi juga memperingatkan bahwa installer standar ditujukan untuk instalasi pada home directory user, bukan menggunakan sudo. (Hermes Agent)

2. User Hermes tidak memiliki sudo

Ini bukan masalah selama administrator sudah menyiapkan dependency sistem yang dibutuhkan.

Administrator dapat memasang dependency:

sudo apt install -y git curl xz-utils build-essential

Kemudian user hermes menjalankan installer.

Untuk dependency Chromium/Playwright tertentu, dokumentasi resmi juga menjelaskan bahwa administrator dapat memasang system libraries secara terpisah jika dedicated user tidak mempunyai sudo. (Hermes Agent)

3. Menginstal Node.js dan npx secara manual

Untuk instalasi standar, tidak perlu melakukan instalasi global Node.js/npm hanya agar Hermes dapat berjalan.

Installer Hermes menangani Node.js yang dibutuhkan. (Hermes Agent)

4. Dashboard hanya bisa dibuka dari VPS

Kemungkinan besar dashboard masih bind ke:

127.0.0.1

Gunakan:

hermes dashboard --host 0.0.0.0 --port 9119 --no-open

dan pastikan firewall mengizinkan koneksi.

5. Membuka port 9119 ke Internet

Ini merupakan kesalahan konfigurasi yang perlu dihindari.

Web Dashboard dapat mengelola API keys, konfigurasi dan menjalankan fungsi agent. Karena itu jangan mengekspos dashboard dengan basic authentication secara langsung ke Internet.

Untuk remote access, gunakan VPN seperti Tailscale atau gunakan authentication yang sesuai untuk deployment Internet-facing seperti OAuth/OIDC. Dokumentasi resmi secara khusus menyarankan basic authentication hanya untuk trusted network/VPN. (Hermes Agent)

Tips dan Best Practice

Untuk penggunaan Hermes di VPS, konfigurasi yang disarankan dapat dibuat seperti berikut:

                 INTERNET
                    │
                    ▼
             ┌─────────────┐
             │    Router   │
             └──────┬──────┘
                    │
             Trusted LAN/VPN
                    │
                    ▼
        ┌──────────────────────┐
        │ Ubuntu 26.04 VPS     │
        │                      │
        │ User: hermes         │
        │                      │
        │ Hermes Agent         │
        │ ├── Model            │
        │ ├── Tools            │
        │ ├── Skills           │
        │ ├── Memory           │
        │ └── Dashboard :9119  │
        └──────────────────────┘

Beberapa praktik yang sebaiknya diterapkan:

  1. Gunakan dedicated user untuk Hermes.
  2. Hindari menjalankan agent sebagai root.
  3. Batasi akses port 9119 menggunakan firewall.
  4. Gunakan VPN untuk remote access.
  5. Jangan menyimpan API key langsung di script.
  6. Gunakan authentication pada dashboard.
  7. Periksa hermes doctor setelah perubahan besar.
  8. Gunakan model yang mendukung tool calling untuk pengalaman agentic.
  9. Backup konfigurasi dan data Hermes secara berkala.
  10. Jangan memberikan permission lebih besar daripada yang dibutuhkan.

Hermes menyediakan mekanisme backup untuk memindahkan konfigurasi, memory, skills, sessions dan data terkait ke server lain. (Hermes Agent)

Mengembangkan Hermes Lebih Lanjut

Setelah instalasi dasar berhasil, Hermes dapat dikembangkan menjadi platform AI Agent yang lebih kompleks.

Contohnya:

Hermes
 │
 ├── Linux Administration
 ├── Web Research
 ├── Browser Automation
 ├── Coding
 ├── Monitoring
 ├── Cron Automation
 ├── Skills
 ├── MCP
 ├── Memory
 ├── Messaging Gateway
 └── API

Hermes juga menyediakan API server yang kompatibel dengan format OpenAI untuk integrasi dengan aplikasi lain. (Hermes Agent)

Untuk lingkungan yang lebih kompleks, agent juga dapat dikembangkan menggunakan skills, plugins, MCP dan automation.

Dengan demikian, VPS tidak hanya berfungsi sebagai tempat menjalankan chatbot, tetapi dapat menjadi environment untuk menjalankan berbagai workflow AI yang terintegrasi dengan infrastruktur IT.

Kesimpulan

Hermes Agent merupakan AI agent yang dapat digunakan pada Linux Server dan VPS untuk membantu berbagai pekerjaan dengan memanfaatkan tools, skills, memory, browser, terminal, web search, code execution dan integrasi lainnya.

Instalasi dasar pada Ubuntu 26.04 relatif sederhana karena installer resmi menangani sebagian besar dependency yang dibutuhkan.

Alur instalasinya dapat diringkas menjadi:

sudo apt update

sudo apt install -y git curl xz-utils build-essential

sudo adduser hermes

su - hermes

curl -fsSL https://hermes-agent.nousresearch.com/install.sh | bash

source ~/.bashrc

hermes --version

hermes doctor

hermes setup --portal

hermes

Kemudian untuk Web Dashboard:

cd ~/.hermes/hermes-agent

uv pip install -e ".[web,pty]"

hermes dashboard --host 0.0.0.0 --port 9119 --no-open

Untuk akses dari jaringan internal, batasi firewall:

sudo ufw allow from 192.168.18.0/24 to any port 9119 proto tcp

Dengan konfigurasi tersebut, Hermes dapat digunakan melalui terminal maupun Web Dashboard.

Yang paling penting, jangan melihat Hermes hanya sebagai chatbot. Konsep utamanya adalah AI agent yang dapat menggunakan tools untuk membantu menyelesaikan pekerjaan secara lebih aktif. (Hermes Agent)

FAQ

Pertanyaan:

Apa itu Hermes Agent?

Jawaban:

Hermes Agent adalah AI agent dari Nous Research yang dapat menggunakan berbagai tools seperti terminal, web search, browser, file operations, memory, skills dan code execution untuk membantu menyelesaikan pekerjaan.

Pertanyaan:

Apakah Hermes Agent bisa diinstal di Ubuntu Server?

Jawaban:

Bisa. Hermes menyediakan installer resmi untuk Linux dan dapat dijalankan pada server atau VPS Linux. (Hermes Agent)

Pertanyaan:

Apakah Hermes harus dijalankan sebagai root?

Jawaban:

Tidak. Hermes dapat dijalankan menggunakan user biasa atau dedicated user tanpa akses root. Untuk kebutuhan system libraries tertentu, administrator dapat melakukan instalasi dependency secara terpisah. (Hermes Agent)

Pertanyaan:

Berapa port default Hermes Web Dashboard?

Jawaban:

Port default Web Dashboard adalah 9119. Secara default dashboard bind ke 127.0.0.1. (Hermes Agent)

Pertanyaan:

Bagaimana agar Hermes Dashboard dapat diakses dari komputer lain?

Jawaban:

Jalankan dashboard menggunakan bind address seperti 0.0.0.0, misalnya:

hermes dashboard --host 0.0.0.0 --port 9119 --no-open

Kemudian pastikan firewall mengizinkan koneksi ke port 9119 dan authentication sudah dikonfigurasi. (Hermes Agent)

Pertanyaan:

Apakah Hermes Web Dashboard aman dibuka ke Internet?

Jawaban:

Dashboard mengelola konfigurasi, API keys dan kemampuan agent sehingga tidak sebaiknya diekspos langsung ke Internet menggunakan basic authentication. Untuk akses remote, gunakan VPN atau mekanisme authentication seperti OAuth/OIDC sesuai kebutuhan deployment. (Hermes Agent)

Pertanyaan:

Apakah Hermes membutuhkan Node.js dan npm secara manual?

Jawaban:

Untuk instalasi standar, tidak perlu. Installer Hermes menangani Node.js yang diperlukan dan dependency utama lainnya. (Hermes Agent)

Pertanyaan:

Apa fungsi hermes doctor?

Jawaban:

hermes doctor digunakan untuk memeriksa kesehatan instalasi Hermes, environment, konfigurasi dan berbagai komponen pendukung.

Sudah berhasil menginstal Hermes Agent di Ubuntu 26.04?

Bagikan pengalaman Anda di kolom komentar, terutama jika menemukan kendala saat instalasi, konfigurasi model, browser automation, atau Web Dashboard.

Jika tutorial ini bermanfaat, bagikan kepada teman, siswa, rekan sysadmin, developer, maupun network engineer yang sedang mempelajari AI Agent dan Linux Server.

Jangan lupa ikuti terus konten berikutnya untuk pembahasan Hermes Agent yang lebih lanjut, termasuk automation, skills, MCP, monitoring, integrasi server, dan pemanfaatan AI Agent untuk pekerjaan administrasi sistem.

Baca juga artikel teknologi lainnya di website ini untuk tutorial Linux, server, networking, MikroTik, cloud computing, DevOps, cybersecurity, dan infrastruktur IT.

Dokumentasi resmi Hermes Agent — referensi utama untuk instalasi dan fitur Hermes yang dapat berubah mengikuti perkembangan project. (Hermes Agent)

Dukung kami dengan Subscribe & Join Membership channel YouTube | Walid Umar

Akses video pembelajaran eksklusif, materi persiapan UKK (Uji Kompetensi Siswa) dan Penyelesaian Soal LKS ITNSA

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Dilindungi Oleh
Shield Security