Monitoring jaringan merupakan salah satu kebutuhan penting bagi administrator jaringan. Namun tidak semua organisasi membutuhkan sistem monitoring yang kompleks dan berat.
Untuk sekolah, kantor kecil, ISP skala kecil, laboratorium komputer, atau perusahaan dengan jumlah perangkat di bawah 50 unit, solusi Network Management System (NMS) yang ringan dan mudah digunakan sering kali menjadi pilihan terbaik.
Salah satu platform yang cukup populer adalah Observium Community.
Observium dikenal sebagai NMS berbasis PHP yang sederhana, cepat dipasang, dan mampu menampilkan grafik performa jaringan secara otomatis tanpa konfigurasi yang rumit. Dalam waktu kurang dari 30 menit, administrator sudah dapat melihat grafik traffic jaringan, penggunaan bandwidth, informasi perangkat, hingga status interface secara real-time.
Apa Itu Observium Community?
Observium Community adalah Network Monitoring System berbasis web yang dirancang untuk melakukan monitoring perangkat jaringan menggunakan protokol SNMP.
Setelah sebuah perangkat ditambahkan, Observium secara otomatis akan melakukan proses discovery dan polling terhadap berbagai informasi yang tersedia pada perangkat tersebut.
Informasi yang dapat dimonitor meliputi:
- Interface jaringan
- Traffic bandwidth
- CPU utilization
- Memory usage
- Storage utilization
- VLAN
- Routing table
- BGP session
- Hardware inventory
- Sensor suhu
- Power supply
- Status perangkat
Dengan tampilan dashboard yang bersih dan grafik berbasis RRDtool, administrator dapat dengan mudah memahami kondisi jaringan hanya dalam beberapa menit.
Analogi Sederhana Observium
Bayangkan sebuah gedung perkantoran.
Tanpa CCTV, petugas keamanan harus berkeliling setiap ruangan untuk memastikan semuanya berjalan normal.
Observium bekerja layaknya ruang kontrol CCTV.
Semua perangkat jaringan dikumpulkan informasinya ke dalam satu dashboard sehingga administrator tidak perlu mengecek router, switch, access point, dan server satu per satu.
Jika ada lonjakan traffic atau perangkat mengalami masalah, grafik akan langsung menunjukkan perubahan tersebut.
Kelebihan Observium Community
1. Instalasi Cepat
Observium dapat diinstal hanya dalam waktu sekitar 30 menit pada server Ubuntu.
Tidak memerlukan konfigurasi yang terlalu kompleks.
2. Discovery Otomatis
Setelah perangkat ditambahkan, Observium akan melakukan:
- Discovery interface
- Discovery VLAN
- Discovery routing table
- Discovery hardware
- Discovery sensor
Semuanya dilakukan secara otomatis.
3. Tampilan Bersih dan Profesional
Dashboard Observium terkenal sederhana namun informatif.
Grafik yang dihasilkan RRDtool sangat ringan dan responsif.
4. Konsumsi Resource Rendah
Dibandingkan banyak NMS lain, Observium relatif hemat CPU dan RAM.
Sangat cocok digunakan pada VPS kecil maupun server mini.
5. Monitoring Multi Vendor
Observium mendukung berbagai vendor seperti:
- MikroTik
- Cisco
- Juniper
- Fortinet
- Ubiquiti
- Huawei
- Linux Server
- Windows Server
Kekurangan Observium Community
Meskipun ringan dan mudah digunakan, Observium memiliki beberapa keterbatasan.
Fitur Alerting Terbatas
Versi Community tidak memiliki kemampuan alerting selengkap platform monitoring modern.
Fitur Enterprise Tidak Tersedia
Beberapa fitur premium hanya tersedia pada versi Professional dan Enterprise.
Integrasi Lebih Sedikit
Dibandingkan platform seperti LibreNMS, integrasi pihak ketiga lebih terbatas.
Spesifikasi Server yang Direkomendasikan
Untuk jaringan kecil hingga 50 perangkat:
| Komponen | Rekomendasi |
|---|---|
| CPU | 2 Core |
| RAM | 4 GB |
| Storage | 40 GB SSD |
| OS | Ubuntu Server 24.04 LTS |
| Database | MariaDB |
Tutorial Instalasi Observium Community di Ubuntu
Langkah 1 – Update Sistem
sudo apt update && sudo apt upgrade -y
Langkah 2 – Install Dependency
sudo apt install apache2 \
libapache2-mod-php \
php \
php-mysql \
php-gd \
php-cli \
php-mbstring \
php-snmp \
php-xml \
php-zip \
rrdtool \
fping \
snmp \
snmpd \
mariadb-server -y
Langkah 3 – Download Observium
cd /opt
sudo wget http://www.observium.org/observium-community-latest.tar.gz
sudo tar zxvf observium-community-latest.tar.gz
Langkah 4 – Membuat Database
Masuk ke MariaDB:
mysql -u root -p
Buat database:
CREATE DATABASE observium;
CREATE USER 'observium'@'localhost' IDENTIFIED BY 'passwordku';
GRANT ALL PRIVILEGES ON observium.* TO 'observium'@'localhost';
FLUSH PRIVILEGES;
EXIT;
Langkah 5 – Konfigurasi Database
Edit file konfigurasi:
nano /opt/observium/config.php
Sesuaikan:
$config['db_host'] = 'localhost';
$config['db_user'] = 'observium';
$config['db_pass'] = 'passwordku';
$config['db_name'] = 'observium';
Langkah 6 – Jalankan Install Script
cd /opt/observium
php discovery.php -u
php poller.php -h all
Langkah 7 – Konfigurasi Apache
Aktifkan virtual host dan restart Apache.
sudo systemctl restart apache2
Buka browser:
http://IP-SERVER/observium
Cara Menambahkan Device
Salah satu keunggulan terbesar Observium adalah kemudahan menambahkan perangkat.
Contoh:
php addhost.php router.local public v2c
Keterangan:
- router.local = hostname perangkat
- public = SNMP Community
- v2c = versi SNMP
Jalankan discovery:
php discovery.php -h all
Polling data:
php poller.php -h all
Beberapa menit kemudian grafik akan mulai muncul.
Data yang Otomatis Dideteksi
Setelah perangkat berhasil ditambahkan, Observium akan mengumpulkan informasi seperti:
Informasi Interface
- Kecepatan interface
- Utilisasi bandwidth
- Error packet
- Packet drop
Informasi Routing
- Static Route
- Dynamic Route
- OSPF
- BGP
Informasi Hardware
- CPU
- RAM
- Storage
- Temperatur
Informasi VLAN
- VLAN ID
- Nama VLAN
- Status VLAN
Observium vs LibreNMS
| Fitur | Observium | LibreNMS |
|---|---|---|
| Instalasi | Sangat Mudah | Mudah |
| Resource | Ringan | Sedang |
| Dashboard | Bersih | Lengkap |
| Alerting | Terbatas | Sangat Lengkap |
| Integrasi | Terbatas | Banyak |
| Cocok untuk | Jaringan kecil | Jaringan menengah-besar |
Jika kebutuhan utama hanya monitoring dan visualisasi grafik, Observium sering kali menjadi pilihan yang lebih praktis.
Namun jika membutuhkan notifikasi otomatis, integrasi Telegram, Discord, Email, hingga API yang lebih luas, LibreNMS lebih unggul.
Tips Implementasi Observium
Aktifkan SNMP dengan Aman
Jangan gunakan community string default “public” pada lingkungan produksi.
Gunakan DNS Internal
Mempermudah pengelolaan perangkat dibanding menggunakan IP Address.
Monitoring Bertahap
Mulailah dari:
- Router
- Core Switch
- Server
- Access Point
Backup Database Secara Berkala
Data histori monitoring sangat penting untuk analisis performa jaringan.
Kapan Harus Menggunakan Observium?
Observium sangat cocok untuk:
- Sekolah
- Laboratorium komputer
- Kantor cabang
- UMKM
- ISP kecil
- Homelab
- Data center skala kecil
Terutama ketika jumlah perangkat masih di bawah 50 unit dan administrator membutuhkan solusi monitoring yang cepat serta sederhana.

Kesimpulan
Observium Community merupakan salah satu solusi Network Management System yang ringan, cepat, dan mudah digunakan. Dengan proses instalasi sekitar 30 menit, administrator sudah dapat memonitor bandwidth, interface, routing, VLAN, CPU, memori, dan berbagai informasi perangkat lainnya secara terpusat.
Keunggulan utama Observium terletak pada kemudahan instalasi, tampilan grafik yang bersih, dan konsumsi resource yang rendah. Walaupun fitur alerting pada versi Community masih terbatas, platform ini tetap menjadi pilihan ideal untuk jaringan kecil hingga menengah yang membutuhkan monitoring cepat tanpa kompleksitas berlebihan.
Frequently Asked Questions (FAQ)
1. Apakah Observium gratis?
Ya. Observium Community Edition dapat digunakan secara gratis.
2. Apakah Observium mendukung MikroTik?
Ya. Observium dapat memonitor perangkat MikroTik melalui SNMP.
3. Berapa jumlah perangkat ideal untuk Observium?
Sekitar 10 hingga 50 perangkat untuk performa optimal pada server kecil.
4. Apakah Observium bisa digunakan di VPS?
Bisa. VPS dengan 2 vCPU dan 4 GB RAM sudah cukup untuk jaringan kecil.
5. Apakah Observium memiliki fitur notifikasi?
Ada, tetapi lebih terbatas dibandingkan LibreNMS terutama pada versi Community.
6. Apakah Observium mendukung BGP Monitoring?
Ya. Observium dapat mendeteksi dan menampilkan status BGP Session secara otomatis.
Sudah pernah mencoba Observium untuk monitoring jaringan Anda?
Bagikan pengalaman Anda pada kolom komentar. Jika artikel ini bermanfaat, jangan lupa membagikannya kepada rekan administrator jaringan lainnya.
Ikuti terus artikel terbaru seputar Linux Server, MikroTik, Kubernetes, Monitoring, Virtualisasi, dan Infrastruktur IT untuk mendapatkan panduan praktis yang siap diterapkan di lingkungan produksi.